10 Metode Penataan Obat di Rak Gondola Apotek

10 Metode Penataan Obat di Rak Gondola Apotek

Ringkasan

Ada beberapa aturan penataan obat di rak gondola apotek untuk memudahkan konsumen dan memastikan kualitas tetap terjaga.

Dalam pengembangan usaha apotek, display produk di rak gondola tidak hanya mempertimbangkan nilai ekonomis penataan saja tetapi juga harus disesuaikan dengan klasifikasi produk maupun keamanan obat-obatan yang dijual.

Dalam menata produk farmasi di bagian depan, yaitu Bagian Penjualan Obat Bebas (OTC Counter) yang perlu diperhatikan antara lain :

  • desain rak gondola khusus apotek (fungsional dan estetika)
  • estetika (seni keindahan dalam menata dan mendesain rak gondola agar menarik bagi konsumen)
  • tata letak/lay out (susunan barang di rak gondola apotek yang memberi kenyamanan dan kemudahan untuk diakses)
  • tanda (petunjuk/signage tempat penempatan golongan obat di rak gondola yang sesuai fungsinya)

Penataan obat di apotek ini memiliki standar dan prosedurnya sendiri. Obat tidak bisa tersimpan di sembarang tempat. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menjaga kualitas obat.

Ada beberapa aturan penataan obat di apotek. Tentunya semua cara ini berguna untuk memastikan khasiat obat tetap terjaga, dan memudahkan konsumen mendapatkan keamanan obat yang mereka butuhkan. Berikut beberapa metode yang biasa digunakan :

#1. Ditata dalam kemasan aslinya

Obat disimpan dalam wadah asli dari pabrik (jika obat dipindahkan ke wadah lain, harus dicegah agar tidak terkontaminasi dan ditulis informasi yang jelas), wadah obat juga harus memuat nomor batch dan tanggal kedaluwarsa.

Semua obat-obatan dipajang pada kondisi yang sesuai sehingga terjamin keamanan dan stabilitasnya.

#2. First in, First Out

Ini merupakan cara penyimpanan dan penataan yang paling umum. Dengan cara ini maka obat yang datang pertama akan keluar pertama. Biasanya cara ini digunakan untuk menyimpan obat tanpa melihat tanggal kadaluarsa atau yang tanggal kadaluarsanya masih lama.

Kekurangan dari cara ini adalah jika obat yang datang terakhir memiliki tanggal kadaluarsa yang sudah dekat, maka ada kemungkinan obat tersebut tidak bisa terpakai.

Contoh sistem FIFO, LIFO, AVCO, dan FEFO dalam flow barang dagangan

#3. First Expiry First Out

Mirip dengan sistem sebelumnya, cara penataan obat di rak gondola apotek ini menerapkan sistem obat mana yang paling cepat kadaluarsa maka itulah yang akan keluar duluan. Jika ada beberapa obat yang memiliki tanggal kadaluarsa bersamaan, maka metode FIFO akan digunakan.

Menggabungkan metode FEFO dan juga FIFO bisa menjadi cara yang ideal untuk penyimpanan obat. Cara ini juga bisa meminimalisir kemungkinan obat terbuang karena sudah kadaluarsa.

#4. Berdasarkan Abjad

Cara penataan obat di apotek lainnya adalah penyusunannya berdasarkan abjad. Cara ini digunakan untuk mempermudah proses pengambilan obat. Yang perlu diperhatikan dengan penggunaan cara ini adalah selain berdasarkan alfabet, obat juga akan tersusun sesuai dengan bentuk sediaan.

#5. Generik dan Non Generik

Ini merupakan cara penataan obat dengan membedakan mana obat generik dan obat non generik. Fungsinya juga untuk mempermudah proses pengambilan.

#6. Berdasarkan Kelas Terapi Obat

Ini merupakan cara pengelompokan obat dengan melihat indikasi dari obat itu sendiri. Misalkan obat golongan antibiotik akan tersimpan pada satu rak. Begitupun dengan kelas obat lainnya.

#7. Berdasarkan Bentuk Sediaan

Cara Penataan obat lainnya adalah berdasarkan bentuk sediaan. Misalnya, satu rak gondola berisi obat dengan bentuk sediaan tablet. Di rak gondola lain adalah obat dengan bentuk sediaan kapsul. Cara penataan ini juga bisa untuk bentuk sediaan yang lain.

#8. Berdasarkan Stabilitas

Ini merupakan cara penataan obat di apotek dengan memperhatikan stabilitas dari obat itu sendiri, stabilitas dari obat juga terbagi menjadi beberapa hal seperti berdasarkan suhu, kelembaban, dan cahaya. Cara penataan ini salah satu tujuannya adalah untuk menghindari kerusakan.

#9. Berdasarkan Peraturan yang Berlaku

Ini merupakan cara penataan obat dengan memperhatikan peraturan yang ada. Biasanya penggunaan cara ini adalah untuk penataan obat golongan psikotropika atau prekursor. Biasanya cara penataan dengan metode ini juga lengkap dengan rak yang memiliki standar khusus. Obat Narkotika dan Psikotropika harus disimpan di rak atau lemari khusus dua pintu dengan ukuran 40×80×100 cm dilengkapi kunci, diletakkan di tempat yang aman serta tidak terlihat oleh umum dan kunci lemari dikuasai oleh apoteker penanggung/apoteker yang ditunjuk dan pegawai lain yang dikuasakan, bukan di rak gondola display apotek.

#10. Metode LASA

LASA merupakan Look a Like, Sound a Like. Ini merupakan beberapa jenis obat yang terlihat mirip atau terdengar mirip. Obat-obat ini akan tersimpan di satu tempat dan menggunakan logo tertentu untuk pembeda. Metode penataan ini bertujuan untuk menghindari salah ambil.

Jual Rak Apotek dan Toko Kecantikan – Sentra Rak

“Rak Apotek dan Toko Kecantikan Elegan, Kokoh, dan Harga Kompetitif”

Butuh Rak Apotek & Kosmetik untuk toko Anda?

Lihat pilihan ukuran, spesifikasi, dan harga Rak Apotek & Kosmetik dari Sentra Rak, atau konsultasikan kebutuhan dan layout toko Anda langsung dengan tim kami.

Lihat Rak Apotek & Kosmetik & HargaKonsultasi Gratis
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.