Tren Ritel Supermarket

Tren Ritel Supermarket (2)

Ringkasan

Tren Supermarket dipengaruhi perilaku konsumen yang terus berubah, menjadikan tantangan bagi pengusaha ritel supermarket untuk berinovasi

Tren Supermarket dipengaruhi oleh perilaku konsumen yang terus berubah, menjadikan tantangan bagi pengusaha ritel supermarket untuk berinovasi guna memenuhi keinginan konsumen.

Perilaku konsumen memberikan tantangan bagi ritel untuk melakukan perubahan, dan bagaimana toko ritel mendapatkan solusinya? Mari kita simak 2-5 tren makro berikut ini : (Bagi Anda yang ingin menyimak artikel sebelumnya dapat disimak pada link berikut Tren Ritel Supermarket (1)

Tren Ritel Supermarket GRAPH 1

#2. VARIASI

Tren supermarket kedua adalan variasi yang diinginkan oleh konsumen

      • Kebutuhan belanja konsumen bervariasi, ritel berjalan sesuai selera

Konsumen modern memiliki lebih banyak kebutuhan & ekspektasi yang lebih tinggi. Berbagai variasi, spesialisasi kebutuhan semakin meningkat.

Tantangan utama bagi ritel yaitu perilaku konsumen yang berbelanja menurut kebutuhan, dengan rata-rata 3 hingga 6 toko. Seiring berkembangnya kebutuhan dan ekspektasi konsumen, mereka mencari pengecer grosir tradisional dan toko khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka dan tidak selalu mencari pengalaman belanja satu atap.

Solusi yang ditawarkan oleh ritel diantaranya meningkatkan keleluasaan variasi penawaran untuk memuaskan kebutuhan konsumen dan mendorong lalu lintas konsumen di area lorong rak display. Beralihnya ritel supermarket dari menawarkan barang-barang pokok saja ke produk & layanan yang lebih luas dan lebih mewah, sebagai contoh selain  menawarkan makanan utama, supermarket juga menawarkan makanan organik, makanan khas daerah, atau berbagai makanan berkelas.

      • Konsumen multi-shop shopping

Perilaku konsumen dengan banyaknya kebutuhan yang beragam, membuat mereka punya banyak opsi untuk memilih toko ritel yang akan mereka kunjungi.

Tantangan ritel adalah menjadi tujuan pilihan konsumen. Ritel bergaya lifestyle yang akan bersaing dengan toko besar dan pengecer yang memberikan diskon

Sebagai contoh ritel Lifestyle menambah layanan mereka dengan makanan siap saji, bersumber secara lokal, produk alami dan organik, kedai sushi, toko makanan yang lebih besar, demo memasak, full service butcher.

      • Konsumen tidak mau dibombardir

Konsumen menginginkan lingkungan ritel yang tidak terlalu mengganggu saat berbelanja. Mereka kadang merasa tidak nyaman dengan iklan yang berlebihan di dalam toko.

Tantangan Ritel adalah bagaimana memaksimalkan merchandiser dan membuat konsumen nyaman. Menemukan keseimbangan dalam memuaskan pelanggan dan penjualnya.

Solusi bagi Ritel diantaranya dengan menciptakan lingkungan ritel yang lebih bersih yang menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih baik. Contoh: Membatasi jumlah, ukuran, & konfigurasi tampilan di dalam toko. Menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih baik dengan menerapkan kebijakan toko yang bersih, karena lebih sedikit iklan di dalam toko menciptakan lingkungan belanja yang lebih bersih bagi konsumen untuk menjelajahi setiap lorong rak toko.

#3. KESEHATAN

Tren supermarket ketiga yang diidentifikasi adalah meningkatnya perilaku sadar kesehatan yang diambil konsumen.

Konsumen yang semakin sadar akan kesehatan

Ketika konsumen menjadi lebih sadar akan kesehatan tentang makanan yang dimakan, mereka mencari kejelasan produk makanan yang lebih sehat dari pengecer dan produsen. Kadang mereka kewalahan untuk menerima informasi yang ditawarkan oleh berbagai brand makanan.

Tantangan bagi ritel adalah bagaimana mengambil kembali kendali, memberikan nilai tambah dengan mengedukasi konsumen, dan mempermudah konsumen

Sebagai solusi, toko ritel dapat bertindak sebagai sumber otoritatif, dengan membuat sistem yang dapat mengidentifikasi makanan yang lebih baik untuk Anda. Toko ritel menawarkan kemudahan bagi konsumen menemukan produk yang lebih sehat.

Sebagai contoh, supermarket Hannaford memiliki tim ahli gizi mereka sendiri yang menilai nilai gizi barang-barang mereka dalam skala nol hingga bintang tiga.

#4. SADAR LINGKUNGAN

Tren supermarket keempat adalah keinginan konsumen untuk sadar lingkungan

Konsumen menjadi pendukung lingkungan

Kepedulian konsumen meningkat dan pendidikan tentang produk yang lebih hijau dan berkelanjutan telah mulai mengubahnya menjadi pendukung lingkungan.

Hal ini menyebabkan perusahaan menciptakan ruang ritel dan produk yang sadar lingkungan dan mulai mengadopsi praktik ramah lingkungan.

Berbagai inovasi telah diterapkan oleh ritel untuk menyambut tantangan ini. Sebagai contoh penggunaan energy yang effisien untuk setiap gerai toko ritel, serta penggunaan kemasan yang ramah lingkungan.

#5. TEKANAN EKONOMI

Tren supermarket terakhir yang teridentifikasi adalah tekanan ekonomi

Konsumen meningkatkan preferensi untuk private label

Konsumen yang mencari kualitas tinggi tetapi menuntut harga rendah telah beralih ke private label sebagai pilihan yang layak.

Namun, private label telah dianggap sebagai kualitas rendah dan tiruan merek nasional yang buruk. Tantangan bagi pengecer adalah mengubah stigma yang dibawa oleh private label dan menghilangkan persepsi tentang harga rendah, produk berkualitas rendah.

Solusi untuk pengecer adalah private label telah muncul kembali dengan inovasi dalam kualitas, merchandising, dan pengemasan yang membuatnya sebanding dengan rekan merek mereka.

Butuh Rak Supermarket untuk toko Anda?

Lihat pilihan ukuran, spesifikasi, dan harga Rak Supermarket dari Sentra Rak, atau konsultasikan kebutuhan dan layout toko Anda langsung dengan tim kami.

Lihat Rak Supermarket & HargaKonsultasi Gratis
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.